Preview Part 16 Our Marriage

Haaaaaaiii! *sambil goyang SHAKE IT-nya SISTAR*

Na…na…na…na…na…na…na…na…na…~~~

Malam ini, aku mengetik preview ditemani suara-suara merdu nan seksi ‘Shake It’-nya saudara-saudara aku yang nun jauh disana *lirik SISTAR*

Mungkin kita bisa sedikit chit chat dulu, yaww, walaupun aku tahu bagian yang ini bakal di-skip begitu aja karena ketahuan banget gak pentingnya. Hohoho.

Bagaimana kabar kalian selama aku menghilang?

Aku sih gwaenchana. Semester dua kuliah ini aku jalanin dengan sangaaaaaaaat berat. Tugas besar menumpuk dimana-mana, sampai terancam dapat nilai E di mata kuliah Lab. CAD *untungnya pas nilai keluar, dapat B*, dapat nilai T alias ‘tunda’ karena gak sempat kumpul tugas besar kontur Ilmu Ukur Tanah karena dosennya keburu ke Jeketi48-___-” *ini juga untungnya bisa diurus, jadi dapat B, deh*.

Tapi, yang paling nyesek naudzubillah itu pas lihat nilai D di makul Teknologi Beton. Astaghfirullah :”( Cobaan macam apa ini di tengah-tengah bulan puasa? Aku merasakan ketidakadilan dalam pembagian nilai mata kuliah ini *ini ciyus, loh.* Soalnya, teman aku tugas besarnya bermasalah, tapi pas nilai keluar, aneh tapi nyata bin ajaib, nilai dia B!

NILAI DIA B! *diulang + capslock supaya lebih greget*

B PEMIRSA! B!

Padahal, pas tugas besarnya itu bermasalah, dia gak sendiri. Dia berdua sama teman aku yang satu lagi, tapi teman aku yang satu itu dapat D. Aneh, kan? Kenapa dia bisa dapat B dan temannya yang satu itu dapat D, padahal mereka sama-sama bermasalah? Terus, justru kami-kami yang lain yang jelas-jelas tidak bermasalah dalam hal apapun *tugas selalu masuk*, rata-rata dapat C -___-“

what’s going on?

Usut punya usut, ternyata ada unsur ‘main’ di dalam kasus ini *mata memicing*

Temanku ini punya ahjumma yang merupakan ketua program studi. Aku menaruh curiga pada sosok ahjumma yang dulu pernah mengusirku dengan sangat sopannya dari kelasnya karena ketawa-ketiwi pas dia ngajar-___-” Dan aku pun flashback. Tahun lalu, saat kami masih polos-polosnya, temanku itu *masih orang yang sama*, tidak ikut final dan pas nilai keluar dia dapat nilai B, pemirsa!

TIDAK IKUT FINAL TAPI DAPAT NILAI B, PEMIRSA!

NILAI B!

B PEMIRSA! B!

Sedangkan kami yang aktif dalam perkuliahan, juga tak lupa mengumpul tugas, mengikuti semua ujian, alhamdulillah yaaah harus puas dengan nilai C! Betapa tidak adilnya dunia dengan mengandalkan koneksi seperti ini! Mentang-mentang dia punya orang dalam yang bisa membantu dia dalam nilai, jadinya penilaian gak selektif seperti ini, kan?

Kata dosen makul IUT-ku: kalian yang meng-copas tugas itu sebenarnya adalah hasil dari proses pendidikan yang salah.

Lantas harus disebut apakah dosen kami yang satu itu? Bukankah dia yang menanamkan proses pendidikan yang salah dengan melakukan hal seperti itu? *apa banget bahasaku ini-___-“* Yah, aku hanya bisa sabar, sih. Mau protes juga takutnya si dosen ini nge-tag kita yang jelek-jelek. Masih bagus ini dikasih nilai, daripada gak sama sekali *tapi, tetap nyesek, deng :”(*

Semoga dosanya diampuni, juga dosa teman-temanku, juga dosaku yang jika secara tidak sengaja mengeluarkan kata-kata kasar karena peristiwa menyayat hati ini.

Oke, ceritanya udahan, deh. Kejadiannya sudah seminggu berlalu. Saat ini aku sedang menikmati libur dan berjemur di Hawaii *jemur pakaian, maksudnya xD* Mengingat hal itu membuatku sedih saja. It’s time for weekend! Lupakan hal–hal yang menyedihkan dan mencari hiburan untuk menghilangkannya! *kata-katanya, sih kayak mau pergi liburan dimanaaa gitu, padahal kenyataannya stay di rumah aja, depan laptop dan meng-update diri ini yang kudet k-pop news (apalagi utk special album Suju ‘Devil’)* Tentunya mengisi liburan panjang ini dengan kembali menulis dan aktif  dalam per-blog-an untuk sementara waktu *lalu ngilang lagi gak tau kemana* hihihi.

Cek preview aja, deh! Let’s go!!!


OM162

OM161Preview Part 16 – At Close

“Kenapa kau diam saja? Dan juga…kenapa melihatku seperti itu?”

Dia ini bicara apa, sih?

Here comes the feeling I thought I’d forgotten.

“Kau pikir gampang bagi seorang pria mengutarakan isi hatinya yang sebenarnya?…”

“Sinting.”

“Urusan kita sudah selesai, kan?”

“Apanya yang selesai?”

“I miss you.”

Cinta itu sungguh.. cinta itu sungguh bodoh

“Memangnya apa yang anak ini perbuat?”

“Hyung, kau bicara apa, sih?”

Bagaimana bisa ia mengatakannya segampang itu?

“Bodoh! Kenapa kau tidak bisa mengontrol mulutmu ini?”

“Aduh, ribut sekali.”

“Biarkan saja.”

“Aku tidak mau.”

“CHO KYUHYUN! APA YANG KAU LAKUKAN?!”

“…Kau terdengar panik.”

“Sial. Kenapa bisa…”

“Kau pikir aku menginginkan itu semua?”

“Hei…”

“Maafkan aku.”

Bukannya aku yang harusnya berkata seperti itu?

“Kau pikir kau sedang melakukan apa sekarang?”

“Ajikdo saranghago isseosseulkka?”

Tidak apa-apa, kan?

~~~

Ask me for PW at Twitter, Fb or Line 🙂

Thankseu :*

KYULINBUBYEEE!

The Lack

the lack

Author : Gojjluck | Casts : Kim Ryeowook, Shim Shin Jae | Genre : Romance | Rating : PG 15+

Anyyeong! Author ngambang (?) ke permukaan buat posting oneshot Wookie~ udah lama aku buat, tapi baru inget untuk posting *jambak Author*

Seperti biasa, karena aku suka romance, makanya genre kali ini romance lagi. Muahaha! Jangan kaget dapet sosok Ryeowook yang lain daripada yang lain di dalam FF absurd ini xD Awalnya tampak normal-normal saja, tapi pada akhirnya…hahahaha! Baca aja sendiri :p

Happy Reading!^^~

—The Lack

               Jari-jari tangan seseorang menari indah di atas barisan tuts-tuts piano berwarna hitam putih. Jarinya seakan bergerak sendiri tanpa diperintah, menekan tuts demi tuts, merangkai nada demi nada membentuk sebuah instrument yang mengalun lembut, memenuhi setiap sudut ruangan yang ditempatinya.

Baca lebih lanjut