[Oneshot] – Still, Just, Only…You

“Inhyun!”
Orang yang bernama Inhyun membalikkan badannya dan menatap seorang perempuan yang sedang berlari ke arahnya dengan tergesa-gesa.

“Ada apa, Selen?” tanya Inhyun.

“Kau ditunjuk sebagai penerjemah,” Selen tidak menyelesaikan kalimatnya karena nafasnya yang tersengal-sengal. Dia berlari di seluruh penjuru hotel untuk mencari perempuan bertubuh mungil bernama Inhyun yang ternyata sedang membersihkan vas-vas bunga yang berada di koridor hotel lantai lima.

Baca lebih lanjut

A Fish for My Wish Last Chap

Chapter 8 : Happy Endingeun

(Chae Rim POV)
Sudah seminggu sejak kejadian itu aku tidak berhubungan lagi dengan Taemin. Dia tiap hari mengirimkanku pesan berisi kata minta maaf dan selalu menelponku, tapi sampai sekarang aku belum meresponnya.

Aku sekarang sudah cukup senang karena lebih dekat dengan Donghae. Aku baru menyadari kalau dia adalah namja yang begitu sangat memperhatikanku.

Baca lebih lanjut

A Fish for My Wish Chap. 6

Chapter 6 : Mianheyo, Donghae-ssi…

“Hari ini aku sudah masuk wamil. Jaga diri kalian semua, ya!” seru Heechul. Kami semua mengangguk dan menatap kepergian Heechul. Berat sekali rasanya melepaskan hyung kami ini walaupun untuk sementara. Kami ingin mengantarnya, tapi dia menolak. Dia lebih memilih diantar manajer.

“Jaga dirimu juga, ya, Hyung!” seru Eunhyuk lalu melambaikan tangan ke arah Heechul yang sudah di ambang pintu dorm lantai 12. Heechul mengangguk dan melambaikan tangan kirinya. Ia kemudian menutup pintu dorm.

Baca lebih lanjut

A Fish for My Wish Chap. 5

Chapter 5 : She’s back

Aku dan Eunhyuk telah sampai di dorm. Aku tak langsung menuju lantai 12, melainkan ikut juga masuk bersamanya di dorm lantai 11 yang dihuni orang-orang kalem *katanya*
Ternyata Leeteuk dan Heechul juga ada di sana.

“Donghae dan Hyukjae ke sini. Ada pembagian ruangan baru!” seru Leeteuk. Aku dan Eunhyuk pun menuju ke tempat Leeteuk dan Heechul duduk, tepatnya di dekat balkon.

Baca lebih lanjut

A Fish for My Wish Chap. 4

Chapter 4 : 나는 채 림을 좋아 (Aku Menyukai Chae Rim)

(Taemin POV)

‘There comes a time when you have to choose between turning the page, just closing the book or you try to read another new book. And my choose is try to read another new book and closing my old book.’

Kukirim pesan itu ke nomor Chae Rim. Kalau dia membacanya baik-baik dan mengerti makna yang ada di dalamnya, dia pasti tahu kalau kemarin aku berbohong padanya.
Berbohong soal aku masih menunggu yeoja itu kembali sampai sekarang. Itu masa lalu yang harus kulupakan. Bukanlah cerita yang harus aku kenang. Aku sudah lama moved on dari yeoja itu.

Baca lebih lanjut